Cara Mengatasi Broyong Pada Ternak.

Monday , 5, August 2019 Comments Off on Cara Mengatasi Broyong Pada Ternak.

Prolapsus uteri (broyong) ialah kondisi dimana rahim (uterus) ternak betina keluar dari tubuh pada ketika ternak betina tersebut merejan. Kondisi ini akan selalu berulang kecuali dengan penanganan yang cermat.bahwa Prolapsus uteri ialah mukosa uterus keluar dari tubuh melalui vagina secara total ada pula yang sebagian. Prolapsus atau pembalikan uterus sering terjadi segera sehabis partus dan jarang terjadi beberapa jam sehabis itu.

 ternak betina keluar dari tubuh pada ketika ternak betina tersebut merejan Cara Mengatasi Broyong Pada Ternak.

Penyebab Prolapsus Uteri:

Ternak selalu dikandangkan.Tingginya hormon estrogen.Tekanan intra abdominal ketika berbaringKelainan genetik.Ternak di sangkar dengan potongan belakang lebih rendah daripada potongan depan.

Prolapsus uteri sering terjadi pada sapi yang sudah sering partus dan binatang yang telah berumur renta dan makanan yang kurang baik selama binatang itu dipelihara dalam kandang, menyebabkan keadaan ligamenta penggantung uterus menjadi kendor, lemah dan tidak cepat kembali ke posisi sebelum bunting.

Tindakan pencegahan prolapsus uteri

Membuat desain lantai sangkar yang tidak terlalu miring.Ternak di exercise (ternak di umbar).Kontrol administrasi pakan sehingga ternak yang bunting tidak mengalami kegemukanJangan memelihara ternak yang pernah mengalami bencana prolaps vagina atau rektal pada ketika bunting.

Penanganan secara teknis yaitu dengan menempatkan ternak pada sangkar dengan kemiringan 5 �15 cm lebih tinggi dari potongan belakang. Penanganan prolapsus dipermudah dengan handuk atau sehelai kain basah. Uterus dipertahankan sejajar vulva hingga tiba bantuan. Uterus dicuci higienis dengan air yang dibubuhi antiseptika sedikit. Uterus direposisi. Sesudah uterus kembali secara tepat ketempatnya, injeksi oksitosin 30-50 ml intramuskuler. Kedalam uterus dimasukkan larutan tardomisol (TM) atau terramisin. Dilakukan jahitan pada vulva dengan jahitan Flessa atau Buhner. Jahitan vulva dibuka dalam waktu 24 jam. Dalam waktu tersebut servik sudah menutup rapat dan tidak memungkinkan terjadinya prolapsus. Penyuntikan antibiotik secara intramuskuler diharapkan untuk membantu pencegahan bisul uterus. Prinsip dasar penanganan masalah ini ialah mengembalikan organ yang mengalami prolaps ke posisi normalnya.

Dapat di simpulkan bahwa broyong bukanlah sebuah penyakit yang membahayakan bila kita dapat menangani dengan bagus. namun kita kadang takut dengan broyong ini sehingga bila sapi terjadi hal semacam ini cepata cepat kita jual alasannya takut sapi akan mati.

Tags: