Kera Ekor Panjang Masuk Ke Ladang Pertanian, Warga Paliyan Resah

Wednesday , 21, August 2019 Comments Off on Kera Ekor Panjang Masuk Ke Ladang Pertanian, Warga Paliyan Resah

Kawanan monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) yang berada di tempat selatan Kabupaten Gunungkidul akhir-akhir ini sering menjamah ladang pertanian untuk mencari makan. Hal ini terjadi sebab diperkirakan cadangan masakan di habitat mereka berkurang bahkan habis.

Kedatangan binatang pemakan buah dan dedaunan tersebut cukup sering, menyerang tanaman petani yang masih disisakan sampai dikala ini. Menurut penuturan, salah satu petani di tempat ladang Tambak, sebelah timur tempat Hutan Suaka Margasatwa (SM) Paliyan, bahwa kawanan monyet terkadang tiba tiap lima hari sekali.

 yang berada di tempat selatan Kabupaten Gunungkidul final Kera Ekor Panjang Masuk Ke Ladang Pertanian, Warga Paliyan Resah

Karena dikala ini masih ada tanaman sisa panen, ketela pohon, kacang panjang, dan terkadang rumput hijauan pakan ternak ikut dimakan. Ratusan monyet biasanya tiba siang hari. Hal ini menciptakan para petani di Paliyan menjadi resah.

Beberapa warga berinisiatif memelihara anjing di ladang untuk menakuti dan mengusir kawanan kera. Hal ini sudah dilakukan semenjak lama, sehingga kedatangan monyet mengalami penurunan. Di tempat lain, lebih ke selatan lagi, di ladang Trukan yang telah masuk wilayah Saptosari, kawanan monyet lebih sering mendatangi ladang pertanian penduduk.

Kera Ekor Panjang Dari Suaka Margasatwa Paliyan

Diyakini, kera-kera tersebut bukan berasal dari tempat Hutan Sodong atau SM Paliyan, sebab habitat monyet di tempat selatan ini memang terdapat di sejumlah tempat, tidak hanya di Hutan Sodong saja.

Kawasan Hutan Konservasi Suaka Margasatwa (SM) Paliyan selain diproyeksikan untuk menjaga kelestarian lingkungan juga untuk melindungi semua habitat yang ada di dalamnya, salah satunya kera ekor panjang tersebut.

Bersama Mitsui Sumitomo Insurance Group (MSIG) sampai dikala ini telah ditanam sekitar 30 ribuan tanaman buah di 6 (enam) petak tempat SM Paliyan. Berkat hal tersebut, monyet yang pergi keluar tempat sudah menurun, tetapi tetap saja masih ada ibarat kemarau panjang ibarat sekarang.

Ladang dan bukit tempat selatan Gunungkidul pada sejumlah titik, di luar SM Paliyan memang dihuni kawanan kera. Sudah menjadi kebiasaan, warga menunggu ladang pada saat-saat tertentu ibarat trend tanam untuk menghalau kedatangan kera.

Bahkan, bila telah dianggap menjadi hama, melalui penelitian LIPI maka akan dilakukan pengurangan populasi. Ini diluar kawasan, terakhir sekitar 200-an ekor ditangkap. Kita berhubungan dengan beberapa pihak, selain BKSDA, ada LIPI dan beberapa instansi terkait.