Thr Untuk Pns, Apbn 2016 Ringankan Keuangan Negara

Saturday , 3, August 2019 Comments Off on Thr Untuk Pns, Apbn 2016 Ringankan Keuangan Negara

Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pensiunan akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) ?pada 2016 nanti. Anggaran untuk THR tersebut telah disetujui dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016. Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro mengatakan, dalam APBN 2016, belanja pemerintah sentra mencapai Rp 1325,6 triliun, salah satunya dikeluarkan ?untuk mebiayai Tunjangan Hari Raya (THR).

Bambang mengungkapkan, dukungan THR tersebut bertujuan untuk mempertahankan pendapatan riil dari aparatur pemerintah untuk memacu produktivitas dan peningkatan pelayanan publik. Anggaran pendidikan dalam APBN 2016 mencapai Rp 419,2 triliun atau 20 persen dari total belanja negara Rp 2095,7 triliun.

 dan pensiunan akan menerima Tunjangan Hari Raya  THR Untuk PNS, APBN 2016 Ringankan Keuangan Negara

Bambang juga menyebutkan anggaran pendidikan tersebut akan dikucurkan melalui belanja negara pemerintah sentra untuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayan sebesar Rp 49,2 triliun, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Rp 39,5 triliun, Kementerian Agama Rp 46,8 triliun.

Anggaran pendidikan melalui transfer ke kawasan dan dana desa menerima kucuran sebesar Rp 267,9 triliun dan anggaran pendidikan melalui pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp 5 triliun.

Selain PNS, dukungan THR juga dirasakan pensiunan PNS namun jumlahnya hanya 50 persen dari honor yang diterima setiap bulannya. Sebelumnya, Menteri Pemberdayaan Apratur Negara Reformasi Birokrasi (PANRB) Yuddy Chrisnandi mengungkapkan alasan dukungan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada 2016.

Yuddy mengatakan, dukungan THR dinilai lebih besar keuntungannya bagi PNS, ketimbang kenaikan gaji. Pasalnya, jikalau honor dinaikkan besaranya terlalu kecil hanya 4 persen, sedangkan THR besarnya sama menyerupai honor dalam satu bulan.

THR untuk PNS merupakan ajuan instansinya untuk menjaga gairah PNS bekerja. Pasalnya jikalau PNS banyak dituntut untuk bekerja berat tanpa didukung oleh kesejahteraan maka pencapaian kinerjanya akan rendah.

Ia menambahkan, alasannya yaitu tahun depan PNS menerima THR, maka tidak ada kenaikan honor secara berkala, THR diberikan untuk 2016 saja dan ada kemungkinan untuk diberlakukan tahun berkutnya tergantung kondisi keuangan negara.